Pemulung

Pemulung

Posted on July 5, 2013 · Posted in Bimbingan Kasih, Kasih Lestari

Setiap pagi, para pemulung akan mencari-cari di dalam tong sampah sesuatu yang bisa dijual. Mungkin saja kita menjadi jengkel karena ulah pemulung sampah yang sudah ditumpuk rapi menjadi berantakan. Akibatnya ada gang-gang di perumahan yang memasang rambu pemulung dilarang masuk.

Kalau kita bertimbang rasa, sebenarnya siapa yang tidak ingin hidup enak, makan enak, tidur enak. Semua orang pasti mengharapkannya dan tak satu pun orang yang bermimpi menjadi pemulung. Mereka juga ingin hidup bersih dan sehat, mempunyai rumah dan pekerjaan yang baik. Jika kita melihat dari kaca mata nurani, pemulung adalah orang-orang terhormat yang berusaha mencari nafkah secara halal.

Sebagai pembina kita belajar memperhatikan kepentingan orang lain dan menyikapinya dengan kasih. Dalam hal pemulung, jika kita mempunyai sesuatu yang bisa dijual oleh pemulung, letakan saja di bagian atas tong sampah atau jika kita bersikap manusiawi, kita bisa memisahkan sampah yang benar-benar sampah dengan ‘sampah’ yang dicari pemulung di tempat yang terpisah. Pemulung senang, kita pun senang.

Sumber artikel : Refleksi Nurani Seri Renungan Maitreyani Edisi Juli – Agustus 2002
Sumber gambar : forum.kompas.com