Fakta dan Mitos Kafein

Posted on April 8, 2017 ยท Posted in Gaya Hidup Kasih, Kasih Lestari

Untuk berbicara mengenai kafein, sebaiknya Anda mengetahui dahulu dari mana kafein biasa diperoleh. Jawaban paling mudah tentu adalah kopi dan daun teh. Di belahan dunia lain, kafein digunakan untuk penghilang rasa sakit, obat demam, dan sebagai salah satu kandungan obat diet.

Mitos Pertama: Kafein Bersifat Adiktif

Banyak orang yang takut mengonsumsi kopi karena mitos yang menyebutkan bahwa kafein bersifat adiktif atau membuat ketagihan. Jawaban dari pertanyaan apakah kafein bersifat adiktif adalah 50:50. Kafein bersifat stimulan bagi sistem saraf tubuh, dan mengonsumsi kafein secara rutin memang dapat membuat sebuah ketergantungan. Namun tidak perlu khawatir kafein tidak akan membuat fisik dan keuangan Anda menjadi hancur seperti sifat adiktif pada narkoba.

Mitos Kedua: Caffeine Menyebabkan Insomnia

Kafein sangat mudah diserap oleh tubuh. Tubuh memerlukan 5-7 jam untuk memecah setengah kafein yang masuk ke dalam tubuh. Setelah 8 sampai 10 jam 75% kandungan kafein dalam tubuh akan menghilang. Bahkan untuk sebagian orang, mengonsumsi satu atau dua cangkir kopi di pagi hari tidak akan mengganggu tidur malam mereka. Yang menjadi masalah adalah mengonsumsi kopi selain di pagi hari. Umumnya, apabila Anda mengonsumsi kopi setidaknya 6 jam sebelum pergi tidur, maka tidur Anda tidak akan terganggu. Namun, untuk beberapa orang yang lebih sensitif terhadap kafein, mungkin mereka akan menderita insomnia atau susah tidur.

Mitos Ketiga: Kafein Membuat Anda Dehidrasi

Sering kita merasa ingin buang air kecil sesaat setelah meminum secangkir kopi. Namun dari sebuah penelitian terbukti bahwa cairan yang dikeluarkan setelah mengonsumsi minuman mengandung kafein lebih sedikit dibanding minuman lain. Jadi mengonsumsi kafein tidak secara langsung menyebabkan Anda dehidrasi